Tak Lagi Antri, Kini Anda Bisa Daftar Vaksin Meningitis via Online

Cara registrasi vaksin meningitis Online

Para calon jamaah yang sudah terdaftar akan berangkat menjalankan ibadah umrah, diwajibkan melakukan vaksin meningitis setidaknya 2 minggu sebelum keberangkatan. Vaksin meningitis ini dilakukan di tempat khusus, yaitu Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang tersedia di beberapa kota di Indonesia.

Namun, kendala utama yang sering dihadapi oleh calon jamaah adalah antrian yang panjang dan harus datang pagi agar dapat nomor antrian. Padahal Kantor Kesehatan Pelabuhan hanya melayani 5 jam dalam sehari, yaitu mulai pukul 08.00 – 13.00. Hingga akhirnya, pihak KKP mengeluarkan terobosan baru dengan memberlakukan sistem pendaftasan vaksinasi meningitis online. Keuntungan dari sistem online ini adalah, para calon jamaah akan menperoleh nomor antrian dan dapat langsung menunggu untuk divaksin.Alur pendaftarannya adalah sebagai berikut:

  1. Mengambil nomor antrian dengan resgistrasi di website KKP, yaitu www.kespel.depkes.go.id
  2. Memilih tanggal permintaan pelayanan dan tanggal rencana keberangkatan
  3. Memilih KKP terdekat untuk melakukan pembayaran
  4. Melengkapi isian formulir registrasi
  5. Upload paspor hasil scan dalam bentuk jpeg, jpg, dan png
  6. Mengisi alamat email untuk mendapatkan notifikasi hasil verifikasi
  7. Setelah mendaftar secara online, pendaftar akan mendapat tanda terima certificate of Vaccination (ICV) dan file formulir pendaftaran.
  8. Datang ke KKP sesuai jadwal dengan membawa:
    • Print tanda terima ICV dan formulir yang dikirim di email
    • Fotokopi paspor dan foto berwarna 4×6 sebanyak 1 lembar
    • Mengisi formulir registrasi
  9. Diberikan vaksinasi oleh pihak KKP. Setelah itu KKP akan menerbitkan dan mengesahkan ICV yang dicetak dalam buku kuning untuk pasien yang telah melakukan.

Baca juga: Pentingnya  Vaksinasi Meningitis Bagi Jamaah Umrah dan Haji

Alur pendaftaran online vaksinasi meningitis

Sebelum menuju ke KKP jangan lupa menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp305.000,- (untuk jamaah >55 tahun) hingga Rp350.000,- (untuk jamaah <55 tahun) per orangnya. Setelah melakukan vaksinasi, Anda akan mendapatkan ICV dalam bentuk buku kuning yang diterbitkan oleh pihak KKP. Namun jika Anda sudah pernah memiliki buku kuning, maka pihak KKP hanya melakukan pengesahan dengan mengisi data pelayanan yang sudah dilakukan. Setiap ICV ini berlaku hingga 3 tahun ke depan. Pasien perlu melakukan vaksinasi kembali jika ICV sudah habis masa berlakunya.

Linda Jaya

About Author

client-photo-1
Linda Jaya

Comments

Leave a Reply